[artikel] Jangan menangis, sayang..

Posted: November 22, 2009 in parenting

Apakah anda pernah hampr (atau sampai) menangis bersama si bayi kecil ketika ia sedang rewel dan menangis dengan teriakan yang memekakkan telinga? Tenaang.. ternyata memang gak sedikit kok ibu baru yang merasakan hal sama.. cheer up, mom ^.^ memang tidak ada satu hal pun yang bisa menghindarkan ibu baru dari perasaan bingung dan sedih ketika mendengar lengkingan tangis bayinya.

Untuk membantu Anda bisa beristirahat dan tidur lebih nyenyak, maka simaklah beberapa tips dari pakar anak berikut:

1. Mengayun-ayun

Menurut Harvey Karp, MD, pencipta buku dan DVD “The Happiest Baby on The Block“, bayi sangat menyukai gerakan berulang seperti mengayun (sangga kepala dan leher bayi untuk menghindari shaken baby syndrome) serta dansa, karena gerakan-gerakan ini serupa dengan gerakan yang dirasakannya saat masih dalam rahim ibunya. Biasanya, para ibu secara alami akan mengayun-ayunkan bayinya saat menangis dan rewel. Namun ada cara lain yang bisa dilakukan, seperti meletakkan bayi di kursi bayi, kursi goyangm atau kereta bayi. Selain itu, bisa juga meletakkan bayi di car seat dan ajak berkendara.

2. Musik Lembut

Menurut Rosanne Locriccio Barnum, pendiri Chicago’s Musical Magic, bayi Anda palng mengenali suara ibunya dan sangat senang mendengarnya. Nyanyikan lagu Nina Bobo klasik atau lagu karangan Anda sendiri, atau pasanglah CD lagu yang lembut dan menenangkan.

3. Pijat

Gunakan minyak esensial yang menenangkan dan usap serta pijat lembut kulit bayi Anda, disertai tepukan dan remasan lembut.

4. Menghisap

Jika bayi anda sudah cukup minum ASI, tenangkan ia dengan empeng, mainan yang bisa digigit, atau jari tangannya yang sudah dibersihkan karena, menurut Prof. Dr. dr. Nartono Kadri, Sp.A(K) dari FK UI, kegiatan menghisap ini ternyata bisa memberikan rasa aman pada bayi. Namun, kebiasaan menggunakan empeng ini sebaiknya sesegera mungkin, karena bisa menyebabkan ketergantungan pada anak hingga besar. Selain itu, kebiasaan ini bisa memengaruhi bentuk bibir atas, gigi atas bagian depan, serta kepribadian anak.

5. Ganti Posisi

Kebanyakan bayi senang digendong di satu sisi karena mirip seperti posisi mereka saat masih berada di dalam rahim, Namun, tidak ada salahnya mencoba posisi lain saat menyusui. Cobalah bergantian menggendong dengan sang Ayah.

6. Pembedongan

menurut Dr. Karp, membedong memberikan kehangatan dan kenyamanan kepada bayi, seperti kehangatan ketika ia masih berada di dalam rahim. Membedong bayi bukan hanya bermanfaat untuk menghangatkan bayi, namun juga mengurangi risiko terjadinya SIDS atau kematian mendadak pada bayi saat tidur. Sementara menurut penelitian Kadriye Yurdakok, MD, dan timnya dalam American Journal of Public Health “Swaddling and Acute Respiratory Infections”, terlalu sering membedong dengan kain yang terlalu ketat, akan membuat bayi kepanasan (overheated) serta dapat meningkatkan risiko pnemonia dan infeksi saluran pernafasan akut lainnya akibat paru-paru bayi tidak dapat mengembang sempurna ketika ia bernafas. Selain itu, bedong juga bisa menghalangi gerak bayi dan stimulasi motorik tumbuh kembang anak dan pastikan selimut yang Anda pakai cukup besar untuk membedong seluruh tubuhnya. Jika Anda kesulitan dengan teknik membedong, beli kantung tidur bayi yang sudah dilengkapi instruksi penggunaan. Ingat untuk selalu memerksa bayi selang waktu demi memastikan bahwa si kecil tidak kegerahan.

(dari: Sari Kartikawati -Majalah Inspire Kids, Juli 2009)

 

Baby’s Lullaby

Banyak cara yang dapat ditempuh untuk membuat bayi Anda tertidur. Namun tahukan Anda bahwa berbagai alat rumah tangga daoat menjadi cara ampuh menidurkannya?? ^_^

Cobalah menggunakan suara dengungan kipas angin dan hembusan angin yang perlahan, yang menurut Dr. Lyons, adalah cara hebat, namun sering terlupakan.

Trik lain yang bisa Anda coba adalah dengan menyalakan keran air di kamar mandi dengan volume yang kecil sehingga menimbulkan efek gemercik air.

Selain itu, menurut Dr. Harvey Karp, suara berisik dapat menenangkan bayi karena mirip dengan suara ritmis yang biasa didengar si bayi saat masih di dalam rahim ibunya. Untuk ini Anda bisa memanfaatkan suara berisik pelan dari penyedot debu, hair dryer, radio statis, filter udara, bunyi AC atau mesin cuci.

Gak ada salahnya mencoba kaan??

Have a great weekend with babies!

Ayundaku.com

Mulai belanja!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s