[artikel] Tak Cuma Musik Klasik yang Menstimulasi Otak Bayi

Posted: December 6, 2009 in bumil, parenting
Tags: , , ,
Sabtu, 21/11/2009 | 10:17 WIB

KOMPAS.com – Memasuki bulan ke-5 kehamilan, indera pendengaran janin sudah semakin baik, sehingga dapat merespons suara dari luar. Saat inilah para calon ibu disarankan untuk mulai memperdengarkan musik untuk janinnya. Dengan mendengarkan musik, keterampilan motorik dan kognitif janin menjadi lebih baik karena musik menjadi stimulasi bagi perkembangan jumlah sel dan percabangan sel-sel otak ketika sang bayi lahir. Selain itu, mendengarkan musik juga menjadi sarana peredam stres bagi sang calon ibu, sekaligus untuk melakukan bonding dengan sang janin.

Jenis musik yang biasanya disarankan untuk ibu dan janinnya adalah musik klasik, terutama Mozart. Masalahnya, bagaimana bila sang ibu tidak menyukai (atau tidak mampu menikmati) musik klasik? Maklum, musik klasik seringkali disebut-sebut sebagai musik yang rumit. “Ada saja lho, pasien yang datang ke saya dan mengeluh karena merasa tidak suka musik klasik,” ujar dr Soedjatmiko, SpA(K), MSi, dalam Sleep Symposium yang diadakan oleh Pampers Active Baby di Gran Melia, Jakarta, Jumat (20/11).

Padahal, musik klasik bukan satu-satunya jenis musik yang dapat menstimulasi perkembangan sel-sel otak. Menurut dokter spesialis anak dari EKA Hospital BSD City ini, yang lebih penting adalah memilih musik yang dapat membuat sang ibu happy, sehingga dapat menembus neurotransmitter.

Neurotransmitter adalah zat yang dapat mengaktifkan sinaps (hubungan antarsel otak), dimana semakin banyak sinaps berarti semakin kompleks kemampuan otak. Neurostransmitter hanyalah satu di antara beberapa hal yang menandai kualitas otak. Hal lainnya adalah banyaknya sel otak, percabangan sel otak, dan mielinisasi (mielin adalah selubung yang berperan pada kecepatan hantaran antarsel syaraf).

Karena itu, teruslah mendengarkan musik yang Anda sukai sejak sebelum hamil. Entah itu musik pop, R&B, lagu-lagu daerah, gamelan, dan lain sebagainya. Tak hanya mampu menstimulasi sel-sel sotak sang janin, musik yang Anda dengarkan pun bisa membuatnya ikut happy.

sumber: dari sini

———————————————————————————————–

let the music heal your soul.. ^_^

fyi,, saya juga pernah baca (maafkan lupa referensinya dimana), bahwa memang bukan hanya musik klasik saja yang baik untuk perkembangan janin, tetapi dengan musik tradisional Indonesia (such as: musik tradisional dari Sunda atau gamelan dari Jawa), juga bisa memberi efek yang sama dengan musik klasik. Hal ini dikarenakan ritme yang konstan dan lembut dari musik-musik tradisional tersebut dapat menenangkan bunda, dan memberika efek perkembangan yang baik bagi janin.

Untuk beberapa jenis musik,, memang bisa memberikan efek yang berbeda.. pernah baca (oops, dan maafkan juga kali ini saya lupa referensinya), beberapa penelitian menunjukkan bahwa tumbuhan yang diiringi dengan musik lembut (pop, klasik, jazz, dsb) menunjukkan pertumbuhan yang lebih baik dibandingkan dengan tumbuhan yang diiringi dengan musik yang cukup keras (rock, metal, dsb) ^_^ katanya siiih,, dengan musik keras itu membuat tanaman menjadi lebih stress dan dapat menghambat perkembangannya😀

Jadiii… kuncinya memang enjoy dengan musik jenis apapun yang kita suka,, tp gk ada salahnya untuk memilih jenis musik yang “lebih” baik kaann??? ^_^

let’s dance, babies..!! ^.^

Ayundaku.com

Mulai belanja!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s